Artikel

Tergiur Pajangan di FB, Beli Motor Murah Malah Ditipu

09 Januari 2021 07:48:49  Admin  68 Kali Dibaca  Berita Kriminal

Transaksi di online memang berisiko. Ada para pelaku kejahatan yang berkeliaran mencari mangsa.

Seperti yang dialami Andi (19) warga Desa Warujaya, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.

Gara-gara ia tertarik dengan motor murah dan bagus, Andi malah kena tipu. Kepada Radar Cirebon, Andi mengaku kalau dirinya mengalami kerugian sekitar Rp10.750.000.

Awalnya, Ia ingin membeli motor. Andi kemudian menjelajahi media sosial (medsos) Facebook. Ia membuka grup jual beli motor di sekitar Cirebon, Rabu (6/1).

Andi kemudian melihat ada yang mengunggah motor Honda Beat dengan harga Rp7,5 juta.

“Jelas saya tertarik. Motor bagus harga Rp7,5 juta. Saya langsung inbox dan minta nomor WhatsApp. Saya nego Rp7 juta saja. Lalu dia jawab, katanya mau bilang istri dulu. Setelah beberapa jam kemudian, pelaku membalas dan setuju. Kita pun sepakat,” kata Andi.

Pelaku yang mengaku sebagai tentara itu tidak bisa mengantarkan ke Cirebon karena sudah pindah tugas di Bandung. Sehingga, transaksi harus menggunakan transfer melalui bank. Awalnya, korban ragu.

Namun, pelaku terlebih dahulu meminta tukar foto KTP dengan dalih untuk menghindari penipuan.

Pelaku kemudian mengirimkan foto KTP. Korban pun mengikuti alurnya, dengan memfoto KTP juga.

Pelaku kemudian mengirim foto lokasi jasa pengiriman barang dan aktivitasnya, di mana mengaku sedang berada di jasa pengiriman barang.

Foto BPKB, STNK, dan motornya juga kembali dikirimkan ke Andi. Sampai foto mobil pengiriman barang pun dikirimkan melalui ponsel Andi.

Korban makin percaya dan akhirnya mentransfer uang pembayaran ke rekening pelaku melalui BRI. Setelah pembayaran itu, pelaku malah kembali meminta uang dengan alasan untuk biaya transport.

“Katanya harga memang deal Rp7 juta. Tapi ada jasa pengiriman ditanggung oleh saya. Jadi saya kirim lagi Rp3.750.000. Setelah saya kirim, pelaku malah minta lagi Rp4.500.000. Katanya untuk nyogok petugas. Ya saya gak kasih,” ujar Andi.

Di situ, pelaku malah marah ke Andi dan mendesak segera dikirimkan uangnya. Bahkan, pelaku sampai meneror Andi.

Karena kesal, korban pun menanyakan agar motornya dulu yang sampai. Tapi, tiba-tiba medsos Andi malah diblokir dan pelaku hilang.

Barulah Andi sadar kalau dirinya telah ditipu. Ia meminta bantuan teman untuk menghubungi nomor pelaku. Meskipun sempat aktif dan komunikasi, namun nomor rekan Andi juga diblokir.

Untuk memastikan itu, Andi pun langsung mendatangi Kantor Pos untuk memastikan bukti pembayaran ke jasa pengiriman.

“Saat saya tanya ke pegawai kantor pos cargo, meraka langsung jawab itu penipuan,” cerita Andi.

Mengetahui kalau dirinya ketipu, Andi berencana akan memblokir ATM dan juga melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi terdekat.

“Besok Jumat (hari ini) saya akan urus-urus ngeblokir ATM dulu, kemudian laporan ke polisi. Saya harap kejadian seperti ini cukup saya yang alami. Jangan sampai ada korban lagi,” ucapnya. (cep)

sumber radarcirebon

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Aparatur Desa

Back Next

Agenda

Arsip Artikel

Statistik Penduduk

Info Media Sosial

Wilayah Desa

Lokasi Kantor Desa


Alamat : Jl. Cirebon - Bandung KM 12
Desa : Kebarepan
Kecamatan : Plumbon
Kabupaten : Cirebon
Kodepos : 45158
Telepon :
Email : pemdes.kebarepan@gmail.com

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:150
    Kemarin:162
    Total Pengunjung:21.911
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:44.192.253.106
    Browser:Tidak ditemukan